Posts

Tajuk : "Suka Musik Sedih juga Bro?"

Image
Jika musik sedih dianggap dapat menyebabkan kesedihan dan kesedihan biasanya dianggap sebagai emosi negatif yang ingin dihindari orang. Mengapa terus mendengarkannya?

Esque : "Mama Djana, Jangan Sampai Sirna"

Image
Diperkirakan lahir sekitar tahun 1930, musik tarling klasik tercipta atas ketidaksengajaan. Ki Sugra seorang pemuda kelahiran Indramayu berhasrat avontur tinggi dan Barang – nama aslinya Liem Sin You – pemuda keturunan Tionghoa asal Cirebon adalah nama dari pencipta kesenian tarling klasik. Dalam sebuah artikel terkait sejarah kesenian tarling klasik yang saya temukan, kala itu Sugra yang notabene pemain gamelan diminta pemerintah Hindia Belanda untuk memperbaiki gitar milik seorang pejabat. Dalam proses tersebut, Sugra justru menemukan sesuatu yang baru. Ternyata, alunan dan tangga nada gamelan bisa dimainkan dengan gitar. Berawal dari penemuan itu, untuk memperkaya warna musiknya, Sugra menambahkan suling. Voila!   Jadilah tarling, gitar dan suling. Nada dalam musik gamelan yang dimainkan dengan gitar menjadi ciri paling khas dari kesenian tarling klasik. Dalam setiap pertunjukan, tarling memainkan sekurangnya empat personel. Terdiri atas pemain gitar melodi, gitar pengiring, sul...

Tajuk : "Yogyakarta itu Rasanya Seperti Pisang"

Image
Itu adalah malam yang basah dan saya berada dalam episode penuh parables dipengaruhi sejumlah besar zat asam lisergat dietilamida yang saya bawa dari Jakarta. 

Tajuk : "Tentang Tasawuf, Amatir, dan Flamenco"

Image
Ini hanya sekitar dua belas menit, dan permata yang layak untuk disaksikan dalam dua belas menit tersebut adalah ekspresi Juan saat memainkan gitarnya.

Esque : "Sekaranggi, Salah Ku Terus Ya?"

Image
  "Selamat tanggal 8, salah ku terus ya..." kalimat itu terucap dari speaker ponsel seorang perempuan yang patah hatinya.  Denting piano ditekan satu-satu seperti dimainkan oleh tangan yang terdengar berat untuk digerakkan karena hati yang sudah terluka parah. Seiring tangan kanannya mulai menggali tema melodi. Rasa sakitnya merembes melalui celah-celah lubang pengeras suara. Aransemen strings menampung pikiran Sekaranggi yang suram, anggun dan berliku. Seperti efek bokeh dalam ruang auditori, trek pertama berjudul "Bicaralah Padaku" menempatkan suara tebal Sekaranggi dalam fokus dramatis, menyebabkan beban emosional yang menggelembung. Menggali kembali ke dalam diri Sekaranggi mengucap "Menangislah tanpa ragu-ragu / Bicaralah walau kau tak mampu / Bicara padaku". Pada chorus, piano staccato naik berulang-ulang dengan hati yang tersayat memberi detil terhadap seni yang lahir dari tragedi. Seraya harmoni melodi vokal Sekaranggi mengucap "Bayangannya ...

Tajuk : "Ada 349 Baby dalam Led Zeppelin"

Image
Ya betul, ada 349 kata 'Baby' atau 'Babe' dari 9 album Led Zeppelin. Saya menghitungnya sendiri dengan kalkulator di laptop. Persetanlah.  Padahal baru minggu pertama memasuki tahun yang baru, namun saya merasa sangat sulit untuk peduli dengan musik, internet, dan kontribusi saya terhadapnya. Awal tahun 2022 dan antusiasme saya hampir habis. Saya putuskan untuk menghitung berapa kali kata 'Baby' atau 'Babe' yang diucapkan dalam masing-masing album studio Led Zeppelin. Mulai dari album "I" sampai kompilasi "Coda" di tahun 1982 sekedar untuk hanya. Entahlah, ini juga bukan ide orisinil. Nyatanya seseorang pernah membahas hal yang sama di situs reddit. Tapi saya tak peduli, saya akan coba menghitungnya hanya dengan bantuan spotify. Thanks to spotify! And let’s get started baby! Led Zeppelin I (1969): 51 Plant, Jones, dan Bonzo masih di awal umur 20 sekian tahun saat album ini terjadi. Lantas Page sang arsitek sonik sudah menjadi vetera...

Tajuk : "Sama Gilanya, Sama Indahnya"

Image
  "We Were There to Be There" (2021) bukan hanya sekedar arsip konser musik melainkan penghubung beberapa arus budaya, politik, dan sosial dikemas dalam gaya editorial dan grafik ala maestro kolase Amerika, Winston Smith.